Ngaji Ngopi: Ngrembuk Lakon Urip - Sebuah Laku Kecil seorang Santri

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgm-Rn1ktdJilYjdhxgEo4_ZLbdRK8Hvw3UlWRSrfNLPmKxMh8-kMB7Kyxnrj5qiPzr-0GwGcVq394gmxbvqu1XjejzXf9jb08yj3fc_WG0f-CgTFGDfgmay3d5CenbUkTWgTqocZGNXgAwaLcO_J1S4BJZXznpIuxwdaL41tXi4IQymozn7Hm3LWuBdg/s72-c/Mock%20up.png click to zoom
Ditambahkan 21.37
Kategori Buku Buku Baru Produk Produk Buku
Harga Rp.65.000@ Judul: Ngaji Ngopi: Ngrembuk Lakon Urip - Sebuah Laku Kecil seorang Santri Penulis:  Eko Sam Editor:  Mursyid Tebal: xii + 130 hl...
Share
Hubungi Kami
Beli Sekarang

Review Ngaji Ngopi: Ngrembuk Lakon Urip - Sebuah Laku Kecil seorang Santri

Rp.65.000@

Judul: Ngaji Ngopi: Ngrembuk Lakon Urip - Sebuah Laku Kecil seorang Santri
Penulis: Eko Sam
Editor: Mursyid

Tebal: xii + 130 hlm; 14,5 x 20,5 cm
p- ISBN: 978-623-xxx (proses)
e-ISBN: 978-623-xxx (proses)

Setiap anak Adam pasti memiliki olah rohani menuju Allah yang beragam. Waktu tempuh yang dijalaninya pun macam-macam; lambat, sedang, cepat. Semua ini bertumpu kepada kemurahan dan kehendak Beliau Allah. Yang pasti, seorang salik yang tengah asyik masyuk menuju Allah dituntut istikamah. Dan yang paling kentara dalam buku ini adalah olah rohani batiniah khafi. Riyadhah ini cenderung tak kasat mata. Tersebab itu penulisnya mencoba menawarkan kisah hikmah yang terhampar di dalamnya lewat cerita-cerita agar mudah dikaji khalayak ramai.

Di dalam buku ini berisi 33 kisah hikmah yang sarat edukasi batiniah, mistik dan tentu sufistik ala kaum santri yang memegang teguh paham ahli sunah waljamaah. Terdiri dari dua bab tema utama; Ngaji dan Ngopi. Ngaji memuat kisah esensial keilahian dan Ngopi memotret laku seorang santri berkehidupan sebagaimana mestinya.

Kisah hikmah para wali Allah juga tersaji dalam buku ini. Mulai dari Ibrahim bin Adham, Imam al-Hujwiri, Imam Syibli, Syekh Abdullah Zain Salam, K.H. Sahal Mahfudh, K.H. Ahmad Nafi’ Abdillah dan seterusnya.

Buku ini merupakan rekam jejak penulisnya dalam meniti panjangnya perjalanan spiritual menuju Allah; sejak remaja hingga usia awal dewasa.


Komentar